Header Ads

2 Objek Wisata Kalsel Yang Wajib Anda Kunjungi

Ternyata, bukan hanya di Pulau Jawa dan Sumatera yang menawarkan berbagai objek wisata menarik. Kalimantan Selatan yang terkenal dengan kayu ulin dan intan marthapuranya juga memiliki objek wisata yang menarik. Bahkan 2 objek wisata kalsel yang akan diulas di bawah ini tidak akan anda temui di daerah lain. Jika daerah lain di Indonesia menawarkan berbagai keindahan pantai dan gunungnya, Kalimantan Selatan menawarkan sesuatu yang berbeda.

Apa 2 objek wisata kalsel yang dimaksud? Ya, Pasar Terapung dan Pulau Kembang. Pasar Terapung bisa dijadikan destinasi wisata unik dan menjadi ciri khas dari Kalimantan Selatan, tepatnya di Kota Banjarmasin. Di Pasar Terapung, penjualnya menggunakan perahu yang dipenuhi dengan berbagai dagangan, seperti sayuran, buah-buahan, makan tradisional Kalimantan Selatan, hingga berbagai kebutuhan sehari-hari. Pembelinya juga menggunakan perahu dan melakukan transaksi di atas perahu, sehingga dari situlah disebut Pasar Terapung.

Jika anda sedang berkunjung ke Kalimantan, rasanya tidak afdol kalau tidak mengunjungi Pasar Terapung. Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, di Sungai Martapura, Pasar Terapung itu sering digelar. Sensasinya sungguh luar biasa, seru dan tidak ada duanya, penjual dan pembeli akan digoyang oleh riak sungai. 

Dari Banjarmasin ke Lok Baintan bisa ditempuh dalam waktu 40 menit menggunakan perahu kelotok menyusuri Sungai Martapura. Sesampainya di Lok Baintan, puluhan perahu penuh sayuran, buah-buahan dan kue khas Banjar banyak dijajakan oleh para pedagang. Umumnya, pedagang di Pasar Terapung adalah ibu-ibu. Dengan keberanian dan semangat berdagangnya, mereka tetap tenang meski perahunya diombang-ambing gelombang Sungai Martapura.

Objek Wisata Kalsel yang kedua adalah Pulau Kembang. Eitss.. tunggu dulu, pulau kembang disini bukanlah pulau yang dipenuhi dengan berbagai macam jenis bunga. Jadi, apa yang dimiliki dari Pulau Kembang? Letak Pulau Kembang berada di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, pulau ini termasuk salah satu hutan wisata habitat bagi kera-kera berekor panjang. Bahkan, jika anda beruntung, anda bisa melihat kemunculan kera berwarna putih.

Jarak dari Kota Banjarmasin ke Pulau Kera sekitar 1.5 km, untuk sampai ke Pulau Kembang bisa menggunakan perahu kelotok. Kurang lebih waktu tempuhnya mencapai 15 menit, sesampainya di dermaga, pengunjung akan mendapat sambutan hangatan dari kera penghuni Pulau Klotok. Kera-kera tersebut sangat lincah dan agresif, bagi anda yang takut dengan kera sebaiknya berlindung saja pada teman atau keluarga yang lain. 

Menurut cerita yang beredar disana, Pulau Kembang berasal dari Kapal Inggris yang dihancurkan oleh orang Biaju pada tahun 1750. Kemudian puing bekas kehancuran kapal tersebut ditumbuhi berbagai pepohonan, seiring berjalannya waktu berevolusi menjadi sebuah pulau dan mulai ditinggali oleh sekelompok kera. Masih menurut cerita penduduk setempat, sekelompok kera tersebut dipimpin oleh seekor kera berwarna putih.

Bagi anda yang berniat mengunjungi Pulau Kembang, siapkan juga sebungkus kacang yang banyak dijual di depan gerbang wisata Pulau Kembang. Dengan memberi makan kacang, anda bisa menarik perhatian dan melihat lebih dekat kera-kera yang ada disana. Di kawasan Pulau Kembang juga terdapat altar berlambangkan 2 buah arca berwujud kera warna putih. Tempat tersebut digunakan untuk meletakkan sesaji bagi para penjaga Pulau Kembang. 

Ingin mencoba sensasi Pasar Terapung dan berinteraksi dengan para kera? Cobalah berkunjung ke Kalimantan Selatan dan rasakan sendiri pengalaman yang tak akan terlupakan itu. Semoga Bermanfaat. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.