Header Ads

Wisata Nusantara Pasar Terapung di Banjarmasin

Wisata Nusantara di Banjarmasin menawarkan keindahan alami. Indonesia adalah negara dengan banyak tradisi unik. Ketika Anda pergi ke sebuah kota di wilayah selatan Pulau Kalimantan bernama Banjarmasin, Anda akan bisa melihat sesuatu yang unik yang mungkin tidak Anda lihat di belahan dunia lain. Ini adalah Lok Baintan Floating Market. Kecuali Anda pernah ke Vietnam atau Thailand, ini akan menjadi sesuatu yang baru dan menarik bagi Anda.

Pasar Terapung
Wisata Nusantara di Banjarmasin sangat bervariasi. Selamat datang di Lok Baintan Floating Market. Di mana orang membeli dan menjual produk segar lokal seperti buah, sayuran, dan daging, serta makanan lokal dari kapal. Ini agak berbeda dengan yang ada di Thailand, di mana Anda membeli barang-barang yang ditampilkan di tepi sungai dari kapal, dan agak mirip dengan pasar terapung di Vietnam. Namun, Anda akan merasa kurang ramai karena kebanyakan pedagang di Lok Baintan mendayung perahu kayu non-bermotor dengan dayung mereka ke pasar.
Pasar Terapung
Pasar Terapung. (foto: twisata.com)
Lok Baintan adalah sebuah desa dimana penduduknya masih melakukan tradisi perdagangan 500 tahun lalu dari kapal di sungai terdekat, dan pasar terapung desa terletak sekitar 15 km dari pusat kota Banjarmasin.

Anda dapat mencapai daerah dengan perjalanan darat, tapi Anda, seperti kebanyakan wisatawan lainnya, mungkin lebih suka pergi ke sana melalui Sungai Martapura karena ada beberapa hal yang dapat Anda lihat dari perahu bermotor Anda yang tidak dapat Anda lihat dari daratan.

Pasar terapung hanya buka di pagi hari. Armada kapal pedagang mulai berdatangan dan berjualan di daerah sekitar jam 5 pagi dan meninggalkan pasar sekitar pukul 08:00.

Saksikanlah Rumah Sungai dari Kapal
Jika Anda menginap di hotel, mintalah sopir hotel untuk mengantarkan Anda ke dermaga kecil yang terletak di jalan Benua Anyar, yang memakan waktu sekitar 10-15 menit dari pusat kota Banjarmasin. Dari sana, Anda bisa menyewa perahu motor seharga 300.000 ribu untuk perjalanan pulang-pergi ke pasar terapung. Perahu ini cukup kecil, tapi cukup memuat hingga 10 orang dewasa. Ini adalah naik perahu yang bergelombang, jadi pastikan Anda duduk di dalam kabin saat dalam perjalanan.

Perjalanan perahu memakan waktu sekitar 45 menit, dan selama perjalanan, Anda akan bisa melihat penduduk desa melakukan aktivitas sehari-hari mereka seperti mencuci pakaian dan memandikan anak-anak dari sungai mereka.

Rumah kayu yang dibangun tepat di tepi sungai sangat indah.Yang terbaik adalah memulai perjalanan perahu sebelum fajar, karena Anda dapat menikmati indahnya matahari terbit dari kapal Anda.

Pasar hanya buka sampai jam 8 pagi, jadi manfaatkan sebaik-baiknya. Anda mungkin bertanya pada diri sendiri bagaimana ini bekerja? Nah, ketika Anda tiba, akan ada banyak kapal di sekitar Anda, dan jika Anda ingin membeli sesuatu dari pedagang, cukup beritahu si tukang perahu untuk menghentikan kapal Anda di dekat kapal pedagang. Pedagang (semua wanita) kemudian akan mendayung ke kapal Anda di mana Anda bisa melakukan transaksi dari dekat.

Seperti pasar tradisional Indonesia lainnya, penjual kebanyakan menjual buah dan sayuran segar yang baru saja dipanen dari lapangan. Tapi mereka juga menjual ayam, daging sapi, ikan, seafood, kue, dan sarapan (dimakan dari kapal).

Beli produk lokal dari kesemek (mereka menyebutnya 'buah mentega' atau 'buah mentega'), rambutan manis seperti leci, tapi lebih manis dengan harga hanya 15.000 ribu  per kilogram (yaitu 2 pon).

Kue lokal bernama 'Kue Bingka' (kue manis) masing-masing seharga Rp 2.000 cukup bagus sebagai oleh-oleh. Mereka mungkin mengenakan biaya sedikit lebih banyak jika Anda adalah pengunjung internasional, tapi bukan masalah besar karena Anda mungkin hanya ingin membeli satu kilo kesemek dan 5 potong Kue Bingka.


Wisata Nusantara di Banjarmasin sangat beranekaragam. Jika Anda tidak suka naik kapal, Anda bisa pergi ke pasar terapung dengan menempuh jalur darat, yang akan membawa Anda sekitar 25 menit dari pusat kota Banjarmasin. Dari sini, Anda bisa bertransaksi dengan pedagang on-boat dari dermaga Lok Baintan. Jika Anda tidak ingin pergi terlalu jauh dari pusat kota, pergi ke Siring Piere Tendean Floating Market untuk transaksi kapal yang dibuat dari dermaga. Pasar khusus ini terletak di pusat kota, dan hanya buka pada hari Minggu pagi. Pasar terapung pasti merupakan tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Banjarmasin.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.