Header Ads

Inilah 4 Cara Traveling Paling Umum Di Dunia. Kamu Pilih yang Mana?

Tak ada yang meragukan kalau traveling adalah kegiatan menyenangkan yang disukai banyak orang. Dengan traveling, orang-orang bisa menemukan dan mencoba hal-hal baru, melepas stres dan penat, menggapai mimpi, tampil lebih keren, sampai ada yang melakukan traveling untuk mencari uang. 

Bahkan bagi banyak kaum millennials-orang yang lahir setelah tahun 80an dan hidup bersama teknologi, traveling adalah salah satu tujuan utama dalam mencari uang dan menabung, disamping membeli gadget, kendaraan, rumah, menikah, nongkrong dan belanja pakaian, atau tiket konser musisi idola.

Sangking banyaknya orang yang suka traveling, beberapa daerah dan negara pun sampai memanfaatkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan terbesar.
Inilah 4 Cara Traveling Paling Umum Di Dunia. Kamu Pilih yang Mana?
Ilustrasi (foto: pixabay.com)
Untuk melakukan traveling, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Semua tergantung dari tujuan, kondisi finansial, ketersediaan waktu, dan ada atau tidaknya teman traveling atau travelmate yang siap menemani. Dari sekian banyak cara yang bisa dipilih untuk melakukan traveling, ada tiga cara yang paling umum dan disukai para traveller saat ini, di antaranya:

Solo Traveling
Sesuai namanya, solo traveling identik dengan sebuah perjalanan yang dilakukan sendirian. Cara seperti ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar mencari kepuasan, ingin mencoba hal baru, menginspirasi orang-orang, dan tentunya bersenang-senang. Solo traveler biasanya tidak terlalu memerdulikan apakah ada orang yang mau ikut pergi bersamanya atau tidak. Selama ada waktu dan tenaga, seorang solo traveller akan langsung pergi ke tempat-tempat yang diinginkan. Meraka pun tidak terlalu memerdulikan uang. Kalau punya uang banyak bisa bermewah-mewahan, kalau cuma punya uang sedikit mereka akan lebih berhemat. Cara yang dilakukan seorang solo traveler untuk mencapai tempat yang dituju bermacam-macam. Ada yang menggunakan kendaraan pribadi, ngeteng kendaraan umum, nebeng orang lain, sampai pergi dengan moda transportasi mahal kalau punya uang lebih.

Kasarnya, solo traveler bisa dibilang sebagai orang yang cukup nekat dan berani. Meskipun nekat, biasanya seorang solo traveler tidak akan pergi tanpa menyiapkan beberapa hal penting yang dibutuhkan selama perjalanan, seperti itenerary serta informasi tentang tempat yang dituju dan cara terbaik untuk pergi kesana. 

Hal paling menyenangkan dari menjadi seorang solo traveler adalah bisa pergi dan melakukan berbagai hal yang inginkan tanpa harus dibatasi orang lain. Tapi solo traveling juga bisa jadi cara yang cukup berbahaya dan melelahkan, karena kamu pergi ke tempat orang lain tanpa ditemani siapa pun. 

Backpacking
Perjalanan dengan cara backpacking punya sedikit kemiripan dengan solo traveler. Para Backpacker tergolong orang yang cukup nekat dan berani untuk mencari kepuasan. Bedanya, backpacking adalah cara yang benar-benar menekankan prinsip ‘hemat pangkal sampai’. Para backpacker tidak akan terlalu memerdulikian kemewahan dan kenyamanan dalam perjalanan. Selama bisa mencapai tujuannya, mereka rela naik kendaraan apapun, jalan kaki, berkemah, numpang di rumah warga, makan seadanya, dan melakukan cara hemat lainnya. Namun mereka tidak akan meminta-minta uang pada orang asing. Backpacking juga sebenarnya bisa dilakukan secara solo, bisa juga dengan mengajak teman yang sama-sama mau “diajak susah”.

Melakukan backpacking sebenarnya lebih sulit dilakukan karena traveling dengan cara ini membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih banyak. Jadi, backpacking akan sulit dilakukan oleh kamu yang tidak memiliki banyak waktu.

Meskipun cara ini terkesan menyusahkan, tapi di balik backpacking, ada pengalaman berharga yang akan sulit kamu lupakan. Apalagi kalau kamu melakukannya bareng travelmate kesayangan. Btw, para backpacker sering dianggap sebagai orang yang keren dan paling banyak tahu soal traveling, lho.

Turis
Menjadi turis adalah cara mencari kepuasan liburan yang berbanding terbalik dengan backpacking. Para turis lebih menyukai kemudahan. Mereka akan memakai jasa agen wisata untuk merencakan dan mengatur perjalanan. Traveling dengan cara seperti ini biasa nya berlangsung dalam waktu yang lebih singkat dan lebih mahal tentunya.

Flashpacker
Flashpacker sebenarnya bisa dikatakan sebagai sebagai backpacker yang terlihat lebih tajir. Bisa juga dikatakan sebagai turis yang lebih mandiri. Para flashpacker adalah orang-orang yang ingin melakukan perjalanan untuk mendapatkan kepuasan tanpa mengabaikan kemewahan dan kenyamanan. Kalau mereka mampu, mereka akan lebih memilih menaiki kendaraan dan penginapan yang lebih efisien dan nyaman, serta makan makanan di restoran sesuai keinginan  meskipun harus merogoh kocek lebih dalam. Namun, mereka merencanakan dan mengatur semua perjalananya sendiri tanpa melibatkan agen wisata. Jadi, flashpacker adalah traveller yang berada diantara backpacker dan turis.

Namun apapun caranya, sekarang kamu bisa pergi liburan dengan cara apapun secara lebih mudah dan hemat. Ini karena sekarang kamu bisa pesan tiket pesawat dan mendapatkan promo hotel di Reservasi.com dengan penawaran harga terbaik.

Tapi terlepas dari cara apapun yang kamu pilih, hal yang paling penting dari setiap kegiatan traveling adalah bisa kembali pulang dengan selamat.

So, enjoy your trip....!!!!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.